Cukup Gunakan Gimbal Stabilizer Kamera untuk hasil video yang sempurna !


Gimbal Stabilizer Kamera mungkin terdeengar masih asing bagi sebagian masyarakat awam. Jadi gimbal ini merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menstabilkan hasil tangkapan layar. Alat ini sering disebut juga dengan istilah stabilizer (penstabil). Dengan munculnya gimbal, peran tangan manusia dalam proses pengambilan gambar atau video dapat dibantu. Selain itu, penggunaan gimbal bisa meningkatkan kualitas video karena tidak terlihat tremor dan akan lebih fokus pada hasil gambar atau video nya. Seorang videografer atupun fotografer akan lebih mudah merekam video dan memfoto sambil berjalan-jalan tanpa khawatir hasilnya  akan terlihat kurang sempurna.

Mungkin kebanyakan anda bertanya-tanya tentang apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih stabilizer?  Daripada pusing memlih dan berakhir salah beli, mari simak panduan kami sebelum membeli stabilizer berikut ini,

5 Hal yang harus kamu perhatikan sebelum membeli Gimbal Stabilizer Kamera :

1. Konsep Shot yang sudah jelas
Pertama kali yang harus perhatikan sebelum memilih stabilizer adalah rancang dulu shot seperti apa yang diinginkan karena dengan begitu akan terlihat gear jenis apa yang akan anda butuhkan.

2. Komposisi dan Angle of View
Angle of view merupakan luas pandangan yang bisa masuk ke dalam lensa kamera. Hal ini memiliki efek dalam mempengaruhi kemulusan pengambilan shot menggunakan stabilizer. Semakin lebar (wide angle) shot maka goncangan kamera tidak terlalu terlihat. Action cam rata-rata memiliki field view sebesar 120-180 derajat yang sudah termasuk sangat lebar.

Diperlukan kamera cinematik dengan sensor Super 35 atau bisa berupa DSLR ditambah lensa 10mm untuk menyamai filed view  sebesar 120 derajat tersebut. Lensa dengan tipe kamera sepertii itu  biasanya memiliki efek fish eye dan itu sangat tidak ideal. Namun apabila memakai lensa 18mm-24mm di kamera full bingkai maka angle yang didapat masih bisa hingga 50 sampai 90 derajat. Anda akan  tetap kesulitan memegang stabilizer dalam waktu lama jika lensanya lebih panjang dari 50mm. Oleh karena itu, paling direkomendasikan memakai lensa ukuran 35mm agar tidak goyang.

Cara mengetahui shot yang gerakannya lembut dan tenang bisa dilihat dari mudah tidaknya mata mengikuti pergerakan subyek. Jika Anda merekam penari dengan framing full body (dari atas kepala ke kaki) maka berilah sedikit ruang di atas kepala dan bawah kaki agar tidak terlalu nampak jika kameramu goyang .Jika Anda menginginkan banyak pergerakan kamera maka hindari close up karena jika ada sedikit saja goyangan bisa langsung terlihat.

3. Menemukan Gear yang Dibutuhkan
Sekarang saatnya anda memiliki gambaran bagaimana angle of view serta komposisi yang bisa mempengaruhi kestabilan video milik anda, ada 2 pilihan stabilizer yang bisa anda gunakan. Yakni berupa, stabilizer tanpa motor dan stabilizer dengan motor. Jika Anda menginginkan subyek bergerak dan ingin kameranya sedikit berbelok untuk memaksimalkan pergerakan, maka bisa anda lakukan dengan mudah ketika  memakai stabilizer manual. Keuntungan jika anda memakai stabilizer bermotor adalah sekali disetting dan sudah seimbang maka Anda tinggal mulai menangkap gabar atau video. Tidak memerlukan waktu lama untuk bisa menguasainya. Tapi meski begitu, motorized stabilizer masih menjadi alat yang paling bagus dalam memberikan kestabilan melalui cara yang paling mudah pula bagi kita semua.

Setelah membaca paparan diatas, anda sudah memiliki gambaran tentang Gimbal Stabilizer Kamera kan ? apalagi jika anda hendak membelinya maka sangat penting untuk memperhatikan tiga hal diatas sebelum kamu melakukan transaksi pembelian stabilizer tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk Simak Cara Membersihkan Layar Monitor PC Laptop

Daftar harga rokok yang naik di tahun 2020 ini